Adv_top
Jum'at, 18 April 2014
Facebook Twitter
Lidah Boleh Inggris, Tapi Hati Tetap Nasionalis
Penulis: Oleh:
- Rabu, 15 Agustus 2012 | 00:45 WIB
1891315
englishtown.co.id

Tiap tangal 17 Agustus, nasionalisme seakan menjadi api yang membakar gelora tiap orang Indonesia. Salah satu gelora nasionalisme diwujudkan lewat pengunan bahasa nasional secara baik dan benar.

Tapi jika hal itu digunakan sebagai dalih untuk engan belajar bahasa asing, jelas sesuatu yang salah kaprah. Kaum nasionalis di masa awal kemerdekan bisa dijadikan contoh bagaimana bahasa asing adalah sesuatu yang akrab dan menjadi percakapan sehari-hari. Pengunan bahasa asing di antara mereka bukan lah karena mereka ̴tidak nasionalis̵, melainkan lantaran penguasan mereka yang mendalam atas bahasa asing itu.

Bung Karno bisa dijadikan contoh terbaik bagaimana penguasan bahasa asing merupakan hal yang bermakna penting. Ia adalah seorang polyglot (orang yang menguasai berbagai bahasa), yang punya gairah tersendiri terhadap bahasa asing. Dalam pidato-pidatonya, ia sering sekali menyitir berbagai ungkapan berbahasa asing. Ia juga sangat antusias untuk urusan Bahasa Ingris. Bahkan, ia pernah mengungkapkan bahwa dalam mimpi tidurnya, ia selalu bercakap mengunakan Bahasa Ingris.

Dalam momentum Hari Kemerdekan ini, kita perlu menyadari betapa berartinya menguasai suatu bahasa asing, terutama Bahasa Ingris. Para founding father telah memberi teladan yang baik tak hanya bagaimana mereka memaknai nasionalisme secara lebih luas, tapi juga tentang pentingnya penguasan Bahasa Ingris.

EF Englishtown hadir untuk memenuhi kebutuhan orang-orang Indonesia yang menginginkan penguasan Bahasa Ingris secara mendalam tetapi dengan cara amat mudah dan praktis. EF Englishtown didesain guna mempermudah para pembelajar bahasa Ingris yang sibuk dan tidak memiliki banyak waktu luang untuk belajar. Cukup datang ke cabang EF English First terdekat dan dengan tarif kursus relatif terjangkau, para pembelajar Bahasa Ingris akan menikmati layanan kursus online dengan berbagai kemudahan dan fleksibilitas dalam suasana belajar yang hangat serta menyenangkan.

Maka, jika kita masih malas berbahasa Ingris dengan alasan tidak nasionalis, mungkin orang dengan nasionalisme kental macam Jenderal Naga Bonar pun akan berujar dengan ucapan khasnya: apa kata dunia…! *

[Dalam Box/Inzet]

Kunjungi facebok fanpages kami:

htp:/w.facebok.com/EFEnglishtownIndonesia

like and ad untuk mendapat info terbaru tentang EF Englishtown

dan website kami: w.englishtown.co.id

atau hubungi langsung Hotline EF Englishtown di 021 - 50 03

Metropolitan_pasarmodal_inilahdotcom
Adv_bottom